Pengalaman Kena Kista dan Sembuh dengan Ladyfem Kapsul

Pada artikel kali ini saya ingin bercerita sekaligus sharing mengenai pengalaman terkena kista rahim (ovarium) padahal disaat saya dan suami sedang program hamil. Sebab semenjak pernikahan kami, hingga sekarang masih belum dikaruniai anak. Namun demikian kami berdua terus berusaha dan berdoa supaya lekas hamil.

Kembali ke kista, hal tersebut bermula ketika saya merasakan nyeri pada panggul bawah yang kadang muncul dan hilang, kemudian sebelum dan sesudah menstruasi rasa sakit tersebut juga muncul ditambah rasa tidak nyaman di bagian bawah perut. Lantas saya berusaha menggali informasi di internet dan mendapati informasi ini.

Dari informasi tersebut situ saya menyadari bahwa gejala-gejala yang saya alami sekarang merupakan ciri terkena kista…

pengalaman kena sakit kista ovarium

Waduh, saat itu memang saya cukup shock, bagaimana tidak? Yang saya tahu kebanyakan orang bilang jika mengalami kista maka kemungkinannya sangatlah kecil untuk memperoleh kehamilan.. Padahal sampai sekarang kami berdua belum memiliki momongan.

Gak pakai lama esoknyapun saya mengajak suami untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan, dan setelah diperiksa memang benar adanya saya didiagnosis menderita kista ovarium sebesar 1 cm an, dan dokter bilang ukurannya bisa bertambah jika tidak segera ditangani dengan baik.

Waktu itu saya bilang ke dokter untuk diberikan waktu berpikir dalam menentukan langkah selanjutnya, lalu saya dan suami pun kembali pulang ke rumah untuk berunding bersama mengenai masalah ini.

Hmm, kalau Anda penasaran apa saja sih penyebab timbulnya kista sebenarnya bisa beragam jawaban yang diberikan, kalau dari saya sendiri kemungkinan besar ada pengaruhnya dari sering makan makanan berlemak, makanan yang dibakar terutama ayam, kemudian entah ada hubungannya atau tidak saya gemar makan olahan daging ayam sejak kecil.

Tapi yang jelas, sesampainya di rumah saya yang sangat menginginkan untuk sembuh mulai mencari dan menggali informasi apa saja mengenai cara mengobati kista tanpa operasi, dan akhirnya dari informasi yang saya peroleh saya koq lebih sreg dengan obat jamu kapsul yang bernama Ladyfem, pasalnya ada beberapa hal yang penting untuk diketahui dari produk Ladyfem ini.

Mengapa Saya Memilih Ladyfem?

review ladyfem kapsul

Faktor utama pilihan saya jatuh ke jamu herbal berbentuk kapsul ini adalah karena adanya dokter Boyke sebagai dokter ahli reproduksi kandungan yang menyarankan langsung bagi wanita untuk kesehatan organ intim reproduksinya.

Kedua, Ladyfem juga sudah memiliki ijin resmi BPOM, dan ini yang membuat saya yakin untuk membelinya. Sebab di dalam benak saya jika sudah terdaftar di BPOM tentunya sangat aman dikonsumsi, mengingat kapsul Ladyfem ini sebagai herbal yang diminum. Sehingga perlu dipastikan keamanannya jika dikonsumsi.

Nah, yang ketiga, alasan saya memutuskan untuk bakal menggunakan Ladyfem adalah adanya beberapa testimoni pelanggan yang telah menggunakannya untuk mengobati kista, dan hasilnya baik bisa sembuh..

Yah, memang sih saya menyadari bahwa semua hasilnya nanti tergantung metabolisme tubuh masing-masing dalam merespons kandungan yang ada di dalam kapsul ini. Tapi setidaknya saya akan mencoba dulu karena mengingat alasan yang cukup kuat mengapa Ladyfem kapsul layak untuk dibeli.

Selanjutnya, langkah saya adalah membelinya dan mulai mencari toko maupun apotek yang menjualnya di kota saya, namun semua nihil ternyata susah mencari produk ini di toko obat biasa.

Akhirnya saya memutuskan untuk membeli via online saja, dan kembali lagi mencari sampai akhirnya menemukan sebuah artikel menarik di salah satu website bernama Forediku.net yang berisi mengenai ulasan lengkap tentang kapsul Ladyfem, singkat cerita saya membelinya melalui agen tersebut karena responnya juga baik, ramah serta meyakinkan.

Karena dikim via JNE, saya menunggu 2 hari an untuk paket sampai ke rumah di Surabaya, akhirnya mulai saat itu saya konsumsi secara rutin di minggu pertama 3×2 kapsul hingga di minggu seterusnya 2×2 kapsul sehari. Tak terasa 1 box sudah hampir habis dan saya mulai memesan kembali ke agen Ladyfem sebelumnya.

Pengalaman Singkat Menggunakan Ladyfem

Untuk saat ini saya merasa agak enakan di perut, perasaan nyeri sudah mulai berangsur kurang walaupun belum normal banget, paling tidak ada kemajuan dari sebelumnya. Nanti saya update kembali ya setelah pesanan selanjutnya datang kembali karena langsung saya pesan 3 box lagi dengan harapan bisa cepat pulih.

Info Perkembangan 1 (update 21 November)

Ternyata setelah total 4 box habis saya merasa sangat happy, pasalnya hampir semua keluhan yang telah disebutkan pada bagian atas tadi lenyap, mulai dari rasa nyeri, perasaan tidak enak di perut bagian bawah maupun sakit sebelum atau sesudah menstruasi semua hilang tak berbekas, Alhamdulillah..

Terlebih setelah saya periksakan kembali ke dokter untuk memastikannya dan dari hasil pemeriksaan ternyata benar kista saya sudah bersih sih… Bukan main girangnya hati saya dan suami melihat perkembangan ini, karena dengan begitu program hamil kami bisa berjalan kembali dan semoga tidak lama lagi Allah SWT akan memberikan momongan, amin.

Info Perkembangan 2 (27 Desember)

Perkembangan selanjutnya pasca saya mengkonsumsi Ladyfem dan sudah dinyatakan sembuh oleh dokter dari kista akhirnya saya memutuskan untuk terus mengkonsumsinya karena informasi yang saya peroleh dari agen resmi tersebut, bisa digunakan juga untuk membantu program kehamilan (promil) dengan cara melancarkan sistem kerja organ intim wanita menjadi maksimal.

Dannn… ditambah suami pun ikut juga membeli produk herbal yang dijual oleh agen tersebut khusus untuk Pria agar bisa menambah durasi tahan lama dalam berhubungan suami istri, hehe..

Nama herbal oles tersebut adalah Foredi dan sebagai istri yang patuh sama suami saya sih iya-iya saja selama itu untuk kebahagiaan kami berdua. Sebab kabarnya produk Foredi ini juga ternyata mendapat rekomendasi langsung juga dari dokter Boyke, sama seperti Ladyfem jadi saya yakin hasilnya bakal lebih seru.

Btw di bawah ini saya menemukan video dari Youtube mengenai produk Foredi yang sudah terkenal itu.

Nah, mengenai cerita seru saya dan suami diskip aja ya, hihihihi… Yang jelas mengenai pengalaman saya selama ini menderita kista bisa jadi dari pola makan yang terlalu banyak makan ayam berlemak, ayam yang dibakar, mungkin kebanyakan makan chicken wings juga hehehe.. (abis enak sih).

Jadi mulai sekarang saya berniat untuk mengubah pola hidup dan pola makan untuk bisa menjadi lebih sehat organ reproduksinya termasuk keinginan cepat memiliki momongan lekas terkabul. Amin Ya’ Robbal Alaminn..